Saat Pemilu Banyak Pemilih Bersikap Pragmatis, Ini Pesan Azies

 Saat Pemilu Banyak Pemilih Bersikap Pragmatis, Ini Pesan Azies

 tasikiwari.com, BERITA TASIKMALAYA,  Jika tak ada aral melintang, Pilkada serentak akan digelar tahun ini, tepatnya November 2024. Di banyak daerah, sudah banyak bakal calon walikota dan bupati yang mulai sosialisasi, termasuk di Kota Tasikmalaya. Salah satu nama yang sudah cukup lama terdengar akan mengikuti kontestasi adalah H. Azies Rismaya Mahpud, S.E.  Senin malam (18/03), redaksi tasikiwari.com berkesempatan menemui Azies di rumahnya, dan berbincang-bincang cukup panjang tentang bagaimana kesiapan Azies menjelang Pilkada Kota Tasikmalaya.

“Ya kalau bicara niat ya ada. Tapi untuk saat ini, kita tunggu dulu pemilu kemarin tuntas. Rasanya kurang etis ya kalau yang satu belum selesai, pilpres belum sepenuhnya tuntas, kita malah sibuk dengan pilkada, kita tunggu dulu satu-satu selesai,” ujar Azies, saat ditanya sekuat apa niat maju di Pilkada Kota Tasikmalaya 2024.

Selain itu, menurut Azies, kalau tahapan pilpres sudah selesai pun, masih ada banyak hal yang harus dilihat. Misalnya dinamika politik, baik di tingkat lokal maupun nasional. Lalu dinamika partai-partai yang ada di Kota Tasikmalaya. Dan tentu saja yang lebih penting, bagaimana respon warga terhadap bakal calon yang berniat maju.

“ Itulah, banyak yang harus kita lihat nanti. Untuk tim khusus yang fokus juga saya belum ada, meski sudah banyak teman-teman yang komunikasi. Sekarang yang bisa dilakukan mungkin menguatkan niat, meluruskan niat, ini harus baik. Maju di pemilu itu bukan sekedar harus menang, tapi harus ingat tanggung jawabnya. Jadi walikota itu besar tanggung jawabnya, bukan hanya kepada warga, tapi kepada Alloh SWT. Hitung-hitungannya sampai akhirat ini. Jadi untuk sekarang, luruskan saja dulu niatnya,” tambah Azies.

Azies juga menyinggung masalah dinamika partai politik di Kota Tasikmalaya. Apalagi, pada faktanya partai tempat Azies bernaung sekarang, hanya mendapat 3 kursi.

“Partainya juga kita lihat nanti. Sekarang kan saya di Demokrat, kursinya hanya tiga. Itu juga alhamdulillah ada kenaikan, dari yang tadinya dua kursi.”

Azies yang saat ini menjabat Komisaris Utama Mayasari Bakti Utama mengaku tidak mempermasalahkan munculnya nama Viman, yang tak lain adalah keponakan Azies, sebagai salah satu nama yang juga mulai bersosialisasi untuk maju dalam kontestasi pilkada Kota Tasikmalaya.

“Indonesia kan negara demokratis, adanya hubungan keluarga saya kira tidak perlu dipermasalahkan. Dia (Viman –red) juga kan punya partai, sama-sama punya hak. Kalaupun sama-sama maju, jadi pasangan atau lawan, saya kira dalam demokrasi hal biasa.”

Andai jadi walikota, prioritas apa yang akan jadi program Azies? Ditanya demikian, menurut Azies, yang paling penting itu, siapapun yang jadi walikota, harus siap memenuhi hak warga, setidaknya hak-hak yang sangat mendasar.

“Program banyak. Tapi yang paling utama, saya ingin warga Tasikmalaya itu menerima haknya, setidaknya hak-hak dasar,” jawab Azies.

Menurut anak ketiga dari delapan bersaudara ini, salah satu contoh kecil tentang hak dasar adalah ketersediaan air yang berkualitas untuk warga. Ini sangat penting, mengingat air adalah sumber kehidupan.

“Yang sangat mendasar aja dulu, air misalnya. Saya ingin sekali warga Kota Tasikmalaya ini mendapat air yang berkualitas. Sekarang kan jangankan bicara kualitas, untuk sekedar  mendapat air seadanya saja banyak yang masih kesulitan. Contoh di Tandala, Azies kan sering jalan-jalan ke daerah-daerah di kota,” jelasnya.

Pertanyaan terakhir, bagaimana dengan sikap warga saat pemilu, yang dalam kenyataannya sangat pragmatis. Menurut Azies, hal tersebut harus jadi tanggung jawab bersama.

“Money politic sulit dilawan kalau masyarakatnya memang pragmatis. Selain itu, aturannya juga memang sulit menindak money politic. Karena itu masyarakat harus diberi edukasi, dan ini dilakukan secara harus bersama-sama. Tapi yang lebih strategis tentu ini tugas KPU. Kan lembaga ini yang diberi tugas oleh negara untuk menangani pemilu,” pungkas Azies. (Yuni)

Related post

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *